Senin, 19 November 2018

ILMU BUDAYA DASAR : Manusia dan Keindahan



TUGAS ILMU BUDAYA DASAR
“MANUSIA dan KEINDAHAN”





DISUSUN OLEH :

1.    ANDRE ADRIAN SITORUS                           (10518772)
2.    FIENDA KHORIDAH AFIFAH                      (12518714)
3.    MUHAMMAD DANI AL-FARABI                (14518527)
4.    NURUL IZZA                                                    (15518478)
5.    RISMA NUR APRILIA                                    (16518238)



FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018-2019






PENGERTIAN MANUSIA DAN KEINDAHAN

1. Pengertian manusia
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya, karena manusia mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan perbuatan yang tidak dilakukan, dan kita pun bisa memilih perbuatan mana yang baik (positif) atau buruk (negatif) buat diri kita sendiri. Selain itu dapat diartikan manusia secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial. Karena bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain. Maka sebab itu manusia adalah makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial.

2. Pengertian keindahan
Keindahan, sering diutarakan kepada situasi tertentu, arti kata keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran, sesuatu yang indah itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya tidak indah. Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau  kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah  “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.

Keindahan tersebut pada dasarnya adalah almiah. Alam itu ciptaan Tuhan. Alamiah itu adalah wajar tidak berlebihan dan tidak kurang. Konsep keindahan itu sendiri sangatlah abstrak ia identik dengan kebenaran. Batas keindahan akan behenti pada pada sesuatu yang indah dan bukan pada keindahan itu sendiri. Keindahan mempunyai daya tarik yang  selalu bertambah,  sedangka yang tidak ada unsur keindahanya tidak mempunyai daya tarik. Orang yang mempunyai konsep keindahan adalah orang yang mampu berimajinasi, rajin dan kreatif dalam menghubungkan benda satu dengan yang lainya.

HAKIKAT DARI KEINDAHAN
Keindahan adalah susunan kualitas atau pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal kulitas yang paling disebut adalah kesatuan (unity) keselarasan (harmony) kesetangkupan (symmetry) keseimbangan (balance) dan pertentangan (contrast).
Herbet Read merumuskan bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi manusia. Filsuf abad pertengahan Thomas Amuinos mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana dilihat.

Menurut luasnya pengertian keindahan dibedakan menjadi 3, yaitu :
1.       Keindahan dalam arti luas, menurut Aristoteles keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan
2.       Keindahan dalam arti estetik murni, yaitu pengalaman estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3.       Keindahan dalam arti terbatas, yaitu yang menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna

Keindahan identik dengan kebenaran, keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah yang tidak mengandung kebenaran tidak indah.

Ada 2 nilai yang penting dalam Keindahan :
1.      Nilai ekstrinsik yakni nilai yang sifatnya sebagai alat atau membantu untuk sesuatu hal. Contohnya tarian yang disebut halus dan kasar.
2.      Nilai intrinsik yakni sifat baik yang terkandung di dalam atau apa yang merupakan tujuan dari sifat baik tersebut. Contohnya pesan yang akan disampaikan dalam suatu tarian.

Teori estetika keindahan menurut Jean M. Filo dalam bukunya “Current Concepts of Art” dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :
1.      Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu bersifat subjektif adanya,  yakni karena manusianya menciptakan penilaian indah dan kurang indah dalam pikirannya sendiri.
2.      Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan bersifat objektif adanya, yakni karena keindahan itu merupakan nilai yang intrinsik ada pada suatu objek.
3.      Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu merupakan pertemuan antara yang subjektif dan yang objektif, artinya kualitas keindahan itu baru ada apabila terjadi pertemuan antara subjek manusia dan objek substansi.

      HUBUNGAN MANUSIA DAN KEINDAHAN  
Manusia dan keindahan memang tak bisa dipisahkan sehingga kia perlu melestarikan bentuk dari keindahan yang telah dituangkan dalam berbagai bentuk kesenian (seni rupa, seni suara maupun seni pertunjukan) yang nantinya dapat menjadi bagian dari suatu kebudayaan yang dapat dibanggakan dan mudah-mudahan terlepas dari unsur politik. Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi, sosial, dan budaya. Karena itu keindahan dapat dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia. Keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Dimanapun kapan pun dan siapa saja dapat menikmati keindahan.
Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Sesuatu yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Karena itu hanya tiruan lukisan Monalisa yang tidak indah, karena dasarnya tidak benar. Sudah tentu kebenaran disini bukan kebenaran ilmu, melainkan kebenaran menurut konsep dalam seni. Dalam seni, seni berusaha memberikan makna sepenuh-penuhnya mengenai obyek yang diungkapkan.
Manusia yang menikmati keindahan berarti manusia mempunyai pengalaman keindahan. Pengalaman  keindahan biasanya bersifat terlihat (visual) atau terdengar (auditory) walaupun tidak terbatas pada dua bidang tersebut.
Keindahan tersebut pada dasarnya adalah almiah. Alam itu ciptaan Tuhan. Alamiah itu adalah wajar tidak berlebihan dan tidak kurang. Konsep keindahan itu sendiri sangatlah abstrak ia identik dengan kebenaran. Batas keindahan akan behenti pada pada sesuatu yang indah dan bukan pada keindahan itu sendiri. Keindahan mempunyai daya tarik yang  selalu bertambah,  sedangkan yang tidak ada unsur keindahanya tidak mempunyai daya tarik. Orang yang mempunyai konsep keindahan adalah orang yang mampu berimajinasi, rajin dan kreatif dalam menghubungkan benda satu dengan yang lainya. Dengan kata lain imajinasi merupakan proses menghubungkan suatu benda dengan benda lain sebagai objek imajinasi. Demikian pula kata indah diterapkan untuk persatuan orang-orang yang beriman, para nabi, orang yang menghargai kebenaran dalam agama, kata dan perbuatan serta orang – orang yang saleh merupakan persahabatan yang paling indah.

CARA UNTUK MENGETAHUI SUATU KEINDAHAN

1. Renungan
Renungan berasal dari kata renunag, merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung
Setiap orang pernah merenung. Sudah tentu kadar renungannya satu sarna lain berbeda, meskipun obyek yang direnungkan sama, lebih pula apabila obyek renungannya berbeda. Jadi apa yang direnungkan itu bergantung kepada obyek dan subyek. 

2. Keserasian
Keserasian berasal dari kata serasi-serasi dari kata dasar rasi artinya cocok, sesuai, atau kena benar. Kata cocok sesuai atau kena mengandung unsur pengertian perpaduan, ukuran dan seimbang.
Keserasian identik dengan keindahan. Sesuatu yang serasi tentu tampak indah dan yang tidak serasi tidak indah. Karena itu sebagian ahli pikir berpendapat, bahwa keindahan ialah sejumlah kualita pokok tertentu yang terdapat pada suatuhal. 

3.Kehalusan
Kehalusan berasal dari kata halus artinya tidak kasar (perbuatan) lembut, sopan, baik (budi bahasa), beradab. Kehalusan berarti sifat-sifat yang halus.
Halus itu berarti suatu sikap manusia dalam pergaulan baik dalam masyarakat kecil maupun dalam masyarakat luas. Sudah tentu sebagai lawannya ialah sikap kasar atau sikap orang-orang yang sedang emosi, bersikap sombong, bersikap kaku sikap orang yang sedang bermusuhan. Oleh karena itu kehalusan dapat menunjukan nilai keindahan seseorang dan sikap kasar bisa mengurangi nilai keindahan dari seseorang.

4. Kontemplasi
Suatu proses bermeditasi, merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai makna, manfaat, dan tujuan, atau niat hasil penciptaan.

CONTOH KASUS MANUSIA DAN KEINDAHAN

Kasus 1.

Bali Masih Ramai Dikunjungi Wisatawan Mancanegara




Pulau Bali masih menjadi tujuan wisata utama bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Seperti diketahui jika Pulau Bali menjadi salah satu Pulau dengan pantai terindah di dunia sehingga menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang dan menikmati keindahan yang dimiliki Pulau Bali.

Selain memiliki pantai yang indah, Pulau Bali juga memiliki suasana pedesaan dengan areal persawahan yang masih terbentang luas dengan latar belakang gunung yang dinilai memiliki kekuatan magis. Suasana itu menjadi nilai tambah bagi Pulau Bali dalam memajukan sektor pariwisatanya.

Kekuatan magis yang terdapat di daerah pedesaan tersebut harus bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pariwisata untuk membuka jalur perjalanan turis yang lebih menarik sehingga dapat memberikan sesuatu yang unik bagi masyarakat dalam dan luar negeri.

Sementara itu wisatawan yang berasal dari luar negeri yang berlibur secara perorangan ke Bali tentu menginginkan untuk bermalam sambil menikmati suasana hotel berbintang. Setelah itu akan berpindah ke pondok wisata yang termasuk di dalamnya menginap di daerah perkampungan seperti yang berada di Payangan kawasan wisata yang baru berkembang di Bali. Melihat potensi yang besar dari kekayaan alam dan budaya tersebut, diharapkan semua komponen yang bergerak dalam sektor pariwisata bisa menjadi lebih kreatif utnuk menciptakan jalur pariwisata yang lebih menarik agar lebih banyak turis asing yang datang dan akan tinggal lebih lama untuk menikmati keindahan panorama alam di Pulau Bali.

Selain itu aktivitas sehari-hari yang dijalankan oleh masyarakat Bali seperti ritual odalan di Pura yang berskala besar dan hampir setiap saat ada di masyarakat umat Hindu di Bali, harus bisa diinformasikan kepada turis yang ada di Bali dan diyakini para turis akan tertarik terhadap suasana tersebut karena merupakan sebuah budaya yang unik dan hanya berada di Pulau Bali.

Dengan tingkat kunjungan wisatawan yang semakin meningkat dan banyaknya potensi pariwisata yang dapat dieksplor di Bali akan berdampak positif bagi perekonomian Bali karena dapat meningkatkan jumlah pemasukan daerah dan juga akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar. Untuk itu sektor pariwisata di Bali harus dapat dikembangkan agar dapat memberikan sesuatu yang baru dan menarik bagi para wisatawan.


Opini

Kasus diatas menunjukan keterkaitan antara manusia dan keindahan contohnya Pulau Bali yang berhasil menarik perhatian wisatawan dari berbagai belahan dunia karena keindahannya. Sebagai manusia, dan bagian dari bangsa Indonesia, kita sudah sepatutnya untuk selalu menjaga alam, terlebih lagi karena Indonesia adalah negara yg agraris. Banyak sekali tempat-tempat wisata yang indah, contohnya seperti pulau Bali yang terus menerus selalu menjadi tempat favorit untuk turis mancanegara singgah berlibur. Oleh sebab itu, tetap jaga keindahannya yang dimiliki oleh bangsa ini. Dan jangan membiarkannya begitu saja. Keelokan akan tetap terjaga apabila tanah wilayah selalu tetap dijaga dan dilestarikan, dimanapun itu.


Kasus 2

Aliran sungai pada Sungai Gangga pada gambar diatas, bila dilihat oleh mata akan terasa beberapa warna yang dapat memajakan mata, bila didengar akan terdengan gemericik air yang mengalir lembut, sinar matahari yang menembus kedalam air menciptakan warna baru seperti warna emas yang memantulkan secercah warna khusus diatas air. Itulah contoh keindahan menurut saya.


Opini
Menurut saya, bumi dan segala isinya adalah bentuk dari keindahan. Semua tergantung apakah kita bisa melihat segala sesuatu hal dari sisi indahnya atau dari sisi buruknya. Karna Tuhan sudah menciptakan segala sesuatu dengan Rahmat nya sehingga terciptalah yang namanya keindahan. Bahkan menurut saya, bukan hanya alam nya yang bisa kita lihat sisi indahnya, tapi dari senyuman sang kekasih pun itu adalah bentuk dari yang namanya keindahan. Yang namanya indah itu harus di jaga, karna terkadang kita bisa saja merusak keindahan itu dengan ulah kita sendiri. Inti dari pemikiran saya tentang keindahan adalah sudut pandang kita dalam melihat suatu hal, karna indah itu kita yang ciptakan dan bukan untuk di sia siakan.


Kasus 3
Keindahan Alami



Manusia sangat memiliki keinginan akan hal yang indah, kaindahan dapat berupa suatu bentuk objek yang cantik, tampan, bersih, baru, dan lain lain. untuk memenuhi hal tersebut manusia akan mencarinya dengan naluri masing-masing apa yang mereka butuhkan dari keindahan tersebut. Banyak sekali manusia yang jarang mendapatkan hal yang indah di dunia karena kesombongannya dalam menjalani kehidupan. Tetapi ada juga dari mereka yang tak mengharapkan keindahan menghampiri mereka karena mereka tidak membutuhkanya. Keindahan ini merupakan keindahan alami yang diciptakan oleh Tuhan Maha Besar yang selamanya akan tetap seperti itu dan manusia hanya dapat merasakan keindahannya.


Opini

Menurut saya dari pernyataan diatas bahwa manusia dan keindahan memiliki hubungan yang sangat erat dan tak dapat dipisahkan  sampai akhir zaman. Karena dengan melihat keindahan yang ada di depan mata membuat manusia mempunyai rasa kepuasan tersendiri. Itu sebagai salah satu bukti betapa Maha Besar Sang Pencipta dan manusia senantiasa senang bahkan dapat memperbaiki suasana hati dalam setiap melihat keindahan, tergantung dari individu manusia melihat dan menilai keindahan tersebut.


Kasus 4.

TAMAN NASIONAL LAUT BUNAKEN


Taman nasional bunaken merupakan salah satu Taman laut yang terkenal di Indonesia. Taman laut ini menyimpan banyak kekayaan alam. Kekayaan alam tersebut antara lain terumbu karang, berbagai jenis ikan, dan tumbuhan laut. Selain itu, masih banyak kekayaan alam berupa bahan - bahan tambang yang memiliki keindahan khas yang tersimpan di Taman laut Bunaken.

Opini
Menurut saya, baiknya kita jaga kelestarian alam ini agar seimbang dengan ekologi lingkungan. Manfaatnya bukan untuk kita saja tetapi untuk anak cucu kita mendatang, dengan membentuk pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.



Kasus 5.

"Kampung warna-warni" Malang, dulu 'kumuh' sekarang jadi tempat wisata



Kampung Wisata Jodipan di Kota Malang, Jawa Timur atau yang dikenal sebagai Kampung warna-warni yang dulu merupakan 'permukiman kumuh' sekarang menjadi lokasi yang banyak dikunjungi wisatawan. Tiap akhir pekan diperkirakan jumlah pengunjung yang datang mencapai ratusan orang, seperti diaporkan wartawan di Malang Jawa Timur, Eko Widianto.
Inisiatif untuk mencat kampung ini muncul dari sejumlah mahasiswa mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammaidyah Malang yang tergabung dalam kelompok guyspro.

Koordinator guyspro, Nabila Firdausiyah mengaku awalnya ingin mengubah perilaku warga di bantaran sungai yang membuang sampah ke sungai, Jodipan dipilih lantaran terlihat memiliki lanskap yang bagus dilihat dari jembatan Jalan Gatot Subroto.


Opini
Dari berita diatas, jodipan desa yang dikenal sebagai desa yang amat sangat kumuh sekarang berubah menjadi tempat wisata itu berkat ide dan keprihatinan para mahasiswa/i dari Universitas Muhammadiyah Malang yang melihat perilaku warga di bantaran sungai yang membuang sampah ke sungai, sungai yang kotor membuat pemukiman tersebut menjadi pemukiman yang buruk. Jodipan dipilih lantaran terlihat memiliki lanskap yang bagus dilihat dari jembatan Jalan Gatot Subroto. Hubungan manusia dan keindahan sangatlah erat, karena rasa suka akan keindahan sudah ada dalam diri manusia. Meskipun dalam pribadi seseorang tidak dapat melakukan dan menerapkan rasa keindahan tetapi seseorang tetap menyukai akan keindahan.

Banyak cara yang dilakukan oleh manusia dalam mencari keindahan. Orang yang suka terhadap seni dia akan menemukan keindahan tersebut dalam kesenian yang digelutinya dan banyak juga cara yang lainnya untuk mencari keindahan.
Begitu pun dengan warga Jodipan, sebagai warga yang juga menikmati akan hasil dari kampungnya, seharusnya lebih memperhatikan serta perduli akan lingkungan sekitarnya. Tuhan telah meciptakan begitu banyak keindahan, kita sebagai manusia harus lebih bisa menikmati dan memanfaatkannya. Keindahan yang telah di hasilkan oleh manusia dapat kita rasakan dan kita perlu merawatnya supaya tidak menjadi pemukiman yang seperti dulu. Karna indah tidak harus orang lain yang membuat tapi diri kita sendiri harus membuat apa yang kita lihat itu menjadi indah.



SUMBER



aliftiyaa.blogspot.com/2014/11/contoh-kasus-manusia-dan-keindahan.html?m=1


Sabtu, 27 Oktober 2018

Resensi novel hura-hara cewek ajaib Absolutely kribo!

Resensi
Novel “ Hura-Hara Cewek Ajaib  ‘Absolutely kribo!’ “
Karya Dewi Dedew Rieka
D
I
S
U
S
U
N
Fienda Khoridah Afifah
XI-IIS 3
SMA Negeri 110 Jakarta Utara



 



Dedew yang Ingin Mengubah Penampilan

Judul Buku                  : Hura-Hara Cewek Ajaib  ‘Absolutely kribo!’
Pengarang                    : Dewi Dedew Rieka
Penerbit                       : Asma Nadia Publishing House
Tahun Terbit                : Tahun 2010
Jumlah Halaman          : 243 Halaman
Harga Buku                  : (Tidak Ada)

            Perempuan yang bernama Dedew, si anak yang masih sangat lugu dan polos, masih SMA yang berusia 16 tahun dan terpaksa menjadi anak petualang karena papanya nomaden diberbagai kota di Nusantara demi menjalankan tugas negara. Seorang perempuan yang mempunyai resolusi ingin menjadi cantik. Dedew memiliki tinggi hanya 150 cm, berat badan tidak lebih dari 40 kg, hidung tidak begitu mancung, memiliki perawakan hitam, berambut kribo, dan sebenarnya pernah putih bersih ketika melihat foto waktu bayi dan SD. Pernah bersekolah di papua dan dedew memiliki beberapa impian yaitu memiliki cowok yang ganteng, kaya, pintar, dan penuh cinta, ingin mempunyai dada dan pantat, gabung dengan geng cewek yang seru, dan ingin mengikuti kontes model.

            Bagus untuk dibaca bagi remaja terutama anak SMA karena menceritakan bagaimana seorang remaja ingin mengubah penampilan pada saat mengalami puberty, banyak terdapat dialog sehingga tidak mudah bagi pembaca merasa bosan, dapat mengetahui bagaimana seorang remaja ingin mengubah dirinya, di covernya terdapat ilustrasi tokoh tersebut, dan ceritanya lucu.

            Terdapat bahasa yng sulit dimengerti ‘sa pu poro’ halaman 24, sosok dedew yang terlalu terobsesi ingin mengubah penampilan, tokoh yang selalu merasa minder dengan teman sekelasnya yang cantik-cantik.

            Buku ini sangat bagus untuk dibaca karena membahas bagaimana seorang remaja ingin mengubah penampilan menjadi lebih cantik dan terdapat kalimat pembangun.

Jumat, 26 Oktober 2018

Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, Manusia dan Kebudayaan IBD


Tugas Ilmu Budaya Dasar
Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup,
Manusia dan Kebudayaan IBD






Nama       : Fienda Khoridah A.
Kelas        : 1PA17
NPM         : 12518714





Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, Manusia dan Kebudayaan IBD


Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”.
//rendyaordpn21.wordpress.com/2Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :

1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince )
 Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah

2. Ilmu-ilmu sosial ( social scince )
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.

3. Pengetahuan budaya ( the humanities)
Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.

               Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.

               Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.


Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan
untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak
dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk di dalam
pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk
mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta
kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam
sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.

Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
1.      Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka
2.      Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.      Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
4.      menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.

Dengan ringkas dapat disebutkan bahwa tujuan IBD secara umum adalah :
Pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang timbul dalam lingkungan, khususnya gejala-gejala yang berkenaan dengan kebudayaan dan kemanusiaan, agar daya tanggap, persepsi dan penalaran berkenaan dengan lingkungan budaya dapat diperluas.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :

1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.

2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.

             Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD.
Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1. Manusia dan cinta kasih
2. Manusia dan Keindahan
3. Manusia dan Penderitaan
4. Manusia dan Keadilan
5. Manusia dan Pandangan hidup
6. Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7. Manusia dan kegelisahan
8. Manusia dan harapan

Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang sangat erat terkait satu sama lain. Dalam pambahasan awal mengenai mata kuliah IBD kita sudah bicarakan bahwa kedua hal tersebut merupakan dasar bagi pembahasan materi materi selanjutnya. Dalam uraian ini kita akan mencoba membahas tentang pengertian pengertian dasar tentang manusia dan kebudayaan uraian ini dimaksudkan untuk memberikan dasar yang lebih kuat untuk pembahasan tentang materi IBD ini.
A. MANUSIA
Manusia dapat dipandang dari beberapa segi ilmu dan tentunya mempunyai peranan yang unik dalam dunia ini. Pendefinisian manusia adalah sebagai berikut :

Dalam ilmu eksakta , Contohnya :
1.      (Ilmu kimia): Dalam ilmu eksakata, manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan system yang dimiliki oleh manusia.
2.      (Ilmu Fisika): Manusia merupakan kumpulan dari berbagai system fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi.
3.      (Ilmu Biologi): Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golngan mamalia.

Selain itu dalam ilmu social juga manusia mempunyai pendefinisian yang tak kalah, yaitu :
4.      (Ilmu Ekonomi): Dalam ilmu-ilmu social,manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan,sering disebut homo economicus.
5.      (Ilmu Sosiologi): Manusia merupakan mahluk social yang tidak dapat berdiri sendiri.
6.      (Ilmu Politik): Mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan.
7.      (Ilmu Filsafat): Mahluk yang berbudaya sering disebut homo-humanus.

Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan dalam menjelaskan unsure unsure yang membangun manusia.

1. Manusia itu terdiri dari empat unsure yang saling terkait ,yaitu :
a.       Jasad , yaitu : Badan kasar manusia yang nampak pada luarnya ,dapat diraba dan difoto ,dan menempati ruang dan waktu
b.      Hayat , yaitu : mengandung unsure hidup ,yang ditandai dengan gerak
c.       Ruh ,yaitu : bimbingan dari pimpinan tuhan ,daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran , serta mempunyai kemampuan mencipta yang bersifat konseptional yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan
d.      Nafas ,yaitu : dalam pengertian diri atau pengakuan ,yaitu kesadaran akan diri sendiri

2. Manusia sebagai satu kepribadian yang mengandung 3 unsur ,yaitu :
a.       ID, yaitu struktur kepribadian yang sangat primitive
b.      EGO, merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan id ,seringkali disebut sebagai kepribafian ekskutif karena peranannya dalam menghubungkan energi idkedalam saluran social yang dapatdimengerti oleh orang lain.
c.       SUPEREGO,merupakan struktur kepribaian yang paling akhir kira kira muncul pada usia 5 tahun,,,superego terbentuk dari lingkunagan eksternal

B. HAKEKAT MANUSIA

A.      Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
Tubuh adalah materi yang dapat dilihat, diraba, dirasa wujudnya konkrit tapi tak abadi, tubuh akan hancur ketika kita sudah meninggal dan dikubur. Sedangkan jiwa tidak dapat dirasa, tidak dapat diraba, dan dilihat, sifatnya abstrak tapi abadi ketika kita sudah meninggal.

       B.    Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya
Kesempurnaan terletak kepada adat dan budayanya, karena manusia dilengkapi oleh peciptanya dengan akal , perasaan ,dan kehendak yang terdapat dalam jiwa manusia .Dengan akal ratio manusia bisa menciptakan IPTEK.

Daya rasa dala diri manusia itu ada 2 macam:
Perasaan Inderawi adalah rangsangan jasmani melalui pancaindra, tingkatanya rendah dan terdapat pada manusia atau inatang.

Perasaan Rohani adalah perasan luhur yang hanya terdapat pada manusia, Misal:
1.      Perasaan intelektual : Perasaan yang berkenaan dengan pengetahuan.
2.      Perasaan estetis : Perasaaan yang berkenan dengan keindahan
3.      Perasaan etis : Perasaan yang berkenaan dengan kebaikan
4.      Perasaaan diri : Perassan yang berkenan dengan harga diri karena ada kelebihan dari yang lain
5.      Perasaan sosial : Perasaan yng berkenan dengan kelompo atau korp atau hidup bermasyarakat, ikut merasakan kehidupan orang lain.
6.      Perasaaan Religius : Perasaan yang berkenaan dengan agama atau kepercayaan

C.      Mahluk Biokultural, yaitu mahluk hayati yang budayawi
Manusia adalah produk dari saling tindak atau interaksi faktor-faktor hayati dan budayawi
Mahluk ciptaan tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

C. PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai masyarakat.

Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli, dan sarjana sarjana bidang social di seluruh dunia :

SELO SUMARJAN DAN SOELAEMA SOEMARDI : Merumuskan Kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.

KOENTJARANINGRAT : Keseluruan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.

A.L KROBER dan C.KLUCKHON : Kebudayaan adalah menifstasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.

C.A.VAN Peursen : Kebudayaan adalah sebagai manifestasi kehidupan setiap orang dan kehidupan setiap kelompok orang-orang berlainan dengan hewa-hewa, maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam, melainkan selalu mengubah alam.

KROEBER DAN KLUKHON : Kebudayaan terdiri atas berbagai pola, bertingkah laku, mantap, pikiran, perasan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh simbol-simbol yang menyusun pencapainya secara tersendiri dari kelompok-kelompok manusia.

Sistem Nilai dan gagasan utama sebagai hakekat kebudayaan terwujud dalam tiga system kebudayaan secara terperinci:
1.      Sistem Ideologi : meliputi etika norma,adapt istiadat,peraturan hokum yang berfungsi sebagai pengarahan
2.      Sistem sosial : meliputi hubungan dan kegiatan social dalam masyarakat
3.      Sistem teknologi : meliputi segala perhatian serta penggunanya

D. UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN

1. Menurut Melville J.Herkovits kebudayaan terdiri dari 4 unsur yaitu :
·         Alat Teknologi,sebagai alat dan perlengkapan hidup.
·         Sistem Ekonomi
·         Keluarga
·         Kekuatan Politik

2. Menurut Brownislaw Malinowski unsur kebudayaan terdiri dari:
·         Sistem Norma, memungkinkan kerjasama antar anggota masyarakat untuk menyesuakan diri dengan Lingkungannya.
·         Organisasi Ekonomi.
·         Alat-alat atau lembaga atau petugas pendidik.
·         Organisasi kekuatan.



3. Menurut C. Kluckhon ada tujuh unsur kebudayaan Universal,Yaitu :
·         Sistem Religi, Manusia sebagai homo religious.Diatas kekuatan diri manusia terdapat kekuatan lain yang lebih besar,hinggalahirlah kepercayaan yang sekarang menjadi agama.
·         Sistem Organisasi Kemasyarakatan, disusun agar manusia saling bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
·         Sistem Pengetahuan, manusia sebagai. Pengetahuan dapat diperoleh dari diri sendiri orang lain dan buku. manusianya disebut Homo Sapiens
·         Sistem MataPencaharian Hidup dan Sistem, manusia sebagai homo economicus menjadikan taraf hidup manusia terus meningkat.
·         Sistem Teknologi dan Peralatan, dengan alat ciptaan manusia lebih mampu dari pada binatang.manusianya disebut Homo Faber
·         Bahasa atau, mulanya bahasa Indonesia berbentuk tanda /kode yang sempurnakan dalam bentu lisan dan tulisan.manusianya disebut Homo Languanges
·         Kesenian Setelah kebutuhan fisik dibutuhkan kebutuhan psikis karena manusia perlu pandangan mata indah,suara merdu.pada saat itu manusianya disebut Homo Austitecus

E. WUJUD KEBUDAYAAN

 Menurut dimensi wujudnya,kebudayaan mempunyai tiga wujud,yaitu :
·         Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia. Wujud ini disebut sistem budaya yang bersifat abstrak, berpusat pada tiap kepala manusia dan dapat dinyatakan dalam bentuk tulisan.
·         Kompleks Aktivitas. Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi,bersifat konkret,dapat diamati,diobservasi
·         Wujud Sebagai Benda. Manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari penggunaan peralatan untuk mencapai tujuannya.

F. ORIENTASI NILAI BUDAYA

Menurut C. Kluckhon dalam karyanya Variations in Value Orientation sistem nilai udaya secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia,yaitu :
·         Hakekat Hidup Manusia hakekat, Hidup setiap kebudayaan berbeda secara exstern. Seperti bcrusaha memadamkan hidup, menganggap kelakuan hidup tertentu sebagai suatu hal yang baik.
·         Hakekat karya Manusia, Kebudayaan hakekatnya berbeda-beda ada yang bertujuan u-ntuk hidup,dan lain sebagainya.
·         Hakekat waktu Manusia, Hakekat waktu setiap budaya berbeda,ada yang mementingkan orientasi masa lampau dan mementingkan orientasi masa kini.
·         Hakekat Alam Manusia, Manusia memiliki anggapan yang berbeda, ada yang beranggapan kebudayaan harus mengeksploitasi alam dan ada pula yang beranggap manusia harus harmonis dengan alam.
·         Hakekat Hubungan Manusia, Mementingkan hubungan antar sesamanya dan orientasi pada tokoh,yang berpandanga individualis ditinggalkan saja.

G. PERUBAHAN KEBUDAYAAN

Terjadinya gerak perubahan kebudayaan ini disebabkan oleh :
·         Sebab-sebab yang berasal dari masyarakat dan kebudayaanya sendiri. Misalnya perubahan jumlah dan kompisisi penduduk.
·         Perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup. Masyarakat yang hidupnya terbuka cenderung berubah lebih cepat,seperti masuknya budaya barat yang mempengaruhi masyarakat Indonesia.

Berbagai faktor yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsur kebudayaan baru, diantaranya :
·         Terbatasnya kontak dengan masyarakat luar disebabkan karena masyarakat yang terlalu menutup diri dengan lingkungan luar.
·         Pandangan hidup dan nilai-nilai dominan pada suatu kebudayaan ditentukan oleh agama,maka penerimaan unsur baru mengalami hambatan yang harus diukur dengan ukuran yang berlandas agama.
·         Corak struktur sosial masyarakat menentukan proses penerimaan kebudayaan sehingga system otoriter sukar menerima unsur budaya baru.
·         Unsur budaya yang diterima jika sebelumnya sudah ada unsur budaya lain yang menjadi landasan bagi unsur kebudayaan yang baru tersebut.
·         Mudah dibuktikan kegunaanya oleh masyarakat yang bersangkutan bila unsur baru memuliki kegiatan yang terbatas.

H. KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Dari sisi lain hubungan antar manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan manusia dan masyarakat yang dinyatakan sebagai dialektis.

Proses dialektis ini tercupta melalui tiga tahap,yaitu :
1.      Eksternalisasi : Proses manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunia.
2.      Obyektivitas : Proses masyarakat menjadi realitas obyektif, menjadikan masyarakat dengan segala pranata sosialnya untuk mempengaruhi, dan membentuk perilaku manusia.
3.      Internalisasi :  Proses manusia mempelajari kembali masyarakatnya agar dia dapat hidup baik, hingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.

I. FUNGSI BUDAYA BAGI MANUSIA
Fungsi kebudayaan adalah untuk mengatur manusia agar dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak dan berbuat untuk menentukan sikap kalau akan berhubungan dengan orang lain didalam menjalankan hidupnya.
Kebudayaan berfungsi sebagai :
1. Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompok
2. Wadah untuk menyakurkan perasaan-perasaan dan kehidupan lainnya
3. Pembimbing kehidupan manusia
4. Pembeda antar manusia dan binatang
Kebudayaan mengatur supaya manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak, berbuat menentukan sikapnya kalau mereka berhubungan dengan orang lain. Setiap orang bagaimanapun hidupnya, akan selalu menciptakan kebiasaan bagi dirinya sendiri. Kebiasaan (habit) merupakan suatu perilaku pribadi yang berarti kebiasaan orang seorang itu berbeda dari kebiasaan orang lain, walaupun mereka hidup dalam satu rumah. Kebiasaan menunjuk pada suatu gejala bahwa seseorang di dalam tindakan-tindakannya selalu ingin melakukan hal-hal yang teratur baginya.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 Di bawah ini, contoh Kasus Perkembangan Kebudayaan yang ada di Indonesia
v Kasus Perkembangan Kebudayaan
Perkembangan Drama Korea di Indonesia


Descendants of the Sun

Sinopsis
Drama Descendants of the Sun bercerita tentang seorang pasukan penjaga perdamaian PBB yang dikirim ke negara yang dilanda perang Uruk (fiksi negara Eropa Timur). Kapten Yoo Shin Jin (Song Joong Ki) adalah pemimpin tim unit Warfare Command khusus. Kang Mo Yun (Song Hye Kyo), seorang dokter relawan dengan Doctors Without Borders. Saat mereka bekerja sama satu sama lain di zona bencana dan penyakit yang dilanda, Shi Yoh dan Mo Yun bentrokan kemudian jatuh cinta.

Tanggapan / Opini
Saya akan menanggapi tentang perkembangan Drama Korea di Indonesia, yang saat ini sangat banyak penggemarnya atau bisa dibilang Korean wave (gelombang korea).  Awal kesukaan Korea dimulai dari beberapa drama Korea yang sering disiarkan di stasiun TV Indonesia, dan masyarakat Indonesia pun mulai mengenal Drakor dan juga para artis Korea. Saat ini Drakor (Drama Korea) sangat banyak penggemarnya, walaupun satu film nya memiliki lebih dari 5 bahkan 10 episode, dan satu episodenya bisa memakan waktu kurang lebih 1 - 1,5 jam. Meskipun begitu para penggemar Drakor tetap menonton film tersebut walaupun berjam-jam.  Menonton Drakor bisa untuk mengisi waktu luang namun jika hal tersebut terus menerus dilakukan dapat mengganggu aktifitas atau bahkan bisa menganggu kesehatan mata bila menonton hingga berjam-jam.

Drama Korea (Drakor) sulit dihilangkan dari perkembangan budaya yang ada di Indonesia karena sangat banyak pengemarnya dan bagi pecinta Korea akan tetap terus mengikuti perkembangan Drama Korea (Drakor), para artis atau idola mereka.

Dalam setiap hal pasti memiliki sisi positif dan negatif, begitu pun dengan Drakor :
Dampak positif : Pecinta Drakor, mereka akan menabung untuk bisa pergi dan membeli segala hal yang berhubungan dengan Korea. Hal tersebut mendorong mereka untuk belajar menabung dan menghemat uang jajan mereka sendiri. Dengan mengenal kebudayaan Korea rasa keingintahuan mereka tentang budaya dan bahasa Korea membuat mereka ingin mengenal dan mempelajari budaya dan bahasa Korea.

Dampak negatif :  acuh tak acuh terhadap budaya tradisional Indonesia, lebih menyukai budaya korea dibanding budaya asli Indonesia. Terlalu ngefans dengan artis korea sampai ada seorang pelajar rela bolos sekolah demi melihat artis korea yang datang ke Indonesia. Perilaku hidup boros yang membuat mereka mengeluarkan banyak uang hanya untuk sekadar membeli DVD, menonton konser/meet and great, dan pergi ke Korea hanya untuk berburu barang-barang asli Korea.

Saran saya jika menyukai sesuatu hal boleh saja, tetapi  jangan sampai mengganggu aktivitas atau bahkan menggangu kesehatan tubuh diri sendiri.
Sumber Materi :

Sumber Sinopsis Descendants of the Sun :

Soal UAS Psikoterapi PTA 2021/2022 | Universitas Gunadarma

Di bawah ini adalah soal UAS Psikoterapi PTA 2021/2022, yang dilaksanakan pada tanggal 9 februari 2022. Untuk referensi teman-teman dalam me...